-->
J3vn7LjaLVt44mwdSEBHCcM3KfwTfocqV7h5cSq7

Rincian Modal Awal Membuka Toko Sembako

Sembako atau sembilan bahan pokok adalah bahan utama yang selalu dibutuhkan masyarakat yang terdiri dari bahan utama makanan dan minuman yang secara umum dikonsumsi sehari-hari. Baik masyarakat kalangan bawah, menengah atau kalangan atas, pasti membutuhkan sembako untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, membuka usaha toko sembako adalah langkah tepat untuk memulai bisnis.

Toko sembako merupakan peluang besar dan menjanjikan untuk memulai bisnis, karena dapat dikatakan bahwa sembako tidak akan ada habisnya dicari masyarakat.

Untuk mengetahui besaran modal yang harus disiapkan untuk memulai usaha toko sembako, perlu diketahui jenis toko sembako yang akan digunakan untuk berbisnis. Kategori toko sembako dapat dibagi sebagai berikut:

Toko Sembako Kecil

Yang dimaksud toko sembako kecil adalah toko sembako sederhana sekala rumahan. Anda bisa memanfaatkan rumah anda untuk dijadikan toko sembako sederhana dengan sasaran konsumen warga di sekitar rumah anda. Berikut rincian modal untuk membuka toko sembako kecil:

1. Biaya Tempat

Salah satu kelebihan membuka toko kelontong di rumah sendiri adalah tidak perlu mengeluarkan biaya sewa tempat. Modal nya bisa anda alokasikan secara maksimal di bahan sembakon dan lainnya. 

Apabila rumah anda tidak memungkinkan untuk dijadikan toko sembako, anda dapat menyewa rumah atau kios. Untuk sekala kecil, usahakan mencari rumah atau kios yang murah biaya sewanya. Untuk lokasi tidak harus pinggir jalan, karena biasanya biaya sewa lebih mahal apabila lokasinya pinggir jalan. Jangan hawatir jika lokasi rumah atau kios nya ada di gang-gang kecil atau di kampung pemukiman warga, bukan pinggir jalan. Karena toko sembako sifatnya menjual kebutuhan pokok yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari.

Besaran biaya sewa di desa atau kampung biasanya berkisar antara Rp. 200.000 - Rp. 400.000 per bulan. Setiap daerah bisa berbeda biaya sewanya.

2. Biaya Peralatan

Selain anda harus mempersiapkan tempat, anda juga harus mempersiapkan peralatan dalam menunjang keberlangsungan toko sembako. Peralatan utama yang biasanya wajib ada untuk toko sembako kecil adalah meja atau rak untuk men-display bahan sembako. Selain itu, yang tidak kalah penting untuk disiapkan adalah timbangan. Timbangan menjadi faktor yang sangat penting karena kita menjual bahan pokok yang sebagian besar dijual secara kiloan. Timbangan yang biasa digunakan adalah timbangan bebek.

Peralatan lain yang bisa disiapkan adalah etalase jika anda mempunya modal lebih. Namun etalase ini sebagai opsi lainnya saja, karena meja atau rak pun sudah cukup untuk toko sembako sekala rumahan. 

Biaya yang diperlukan untuk menyiapkan meja atau rak sederhana sekitar Rp. 400.000. Biaya meja atau rak ini bisa ditekan jika anda sudah mempunyai meja yang masih bisa digunakan di rumah, atau membuat meja rak baru dengan bahan-bahan sederhana yang sudah ada. Anda dapat merakitnya sendiri. Sedangkan biaya untuk membeli timbangan bebek sekitar Rp. 300.000.

3. Biaya Bahan Pokok Sembako

Saat memulai membuka toko sembako kecil, sebaiknya anda tidak terlalu banyak jenis yang disediakan. Anda cukup berfokus pada bahan sembako utama seperti beras, minyak goreng, telur, gas elpiji, sayuran, bumbu-bumbu, garam dan gula pasir. 

Modal yang perlu anda siapkan untuk menyiapkan bahan pokok sembako sekitar Rp. 2.000.000. Dengan modal tersebut sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan awal dalam memulai membuka toko sembako kecil. Anda dapat memutar kembali hasil dari penjualan bahan sembako tersebut untuk menambah jenis bahan sembako lainnya, sehingga seiiring berjalannya waktu toko sembako anda semakin lengkap.

4. Biaya Transportasi

Dalam menyediakan bahan pokok sembako, tentunya anda memerlukan transportasi. Diasumsikan anda sudah memiliki motor untuk digunakan membeli bahan ke distributor atau ke pasar, maka ongkos yang harus disiapkan sekitar Rp. 100.000 per bulan. 

Jika tidak ada motor pribadi, anda dapat menggunakan angkutan umum untuk berbelanja sembako. ongkos yang diperlukan sekitar Rp. 200.000 per bulan. Namun, biaya transportasi ini bisa anda tekan, apalagi kalau pusat grosir nya masih sanggup anda tempuh dengan berjalan kaki.

5. Biaya Listrik

Toko sembako sekala kecil sebetulnya tidak terlalu menyedot daya listrik. Biasanya hanya lampu ruangan saja yang digunakan. Estimasi biaya yang perlu dikeluarkan untuk listrik ini sekitar Rp. 50.000 per bulan.

Dapat disimpulkan rincian modal awal dalam membuka toko sembako kecil sebagai berikut:

NoJenis Modal Rumah/Kios Milik SendiriSewa Rumah/Kios
 1 Tempat Rp. 0 Rp. 200.000         
 2 Peralatan Rp. 700.000 Rp. 700.000
 3 Bahan Pokok Sembako Rp. 2.000.000  Rp. 2.000.000 
 4 Transportasi Rp. 100.000 Rp. 200.000 
 5 Listrik  Rp. 50.000  Rp. 50.000
  Total Rp. 2.850.000 Rp. 3.150.000


Toko Sembako Besar

Setelah toko sembako anda maju dan berkembang, atau anda sudah mempunyai modal yang lebih besar, anda dapat meningkatkan toko anda menjadi toko sembako sekala besar. Toko sembako besar ini dapat dibagi menjadi 2 kategori, yaitu toko sembako grosir dan toko sembako modern.

1. Toko Sembako Grosir

Toko sembako grosir biasanya hanya menjual satu jenis produk namun dengan ketersediaan stok barang yang cukup banyak. Misalnya saja toko grosir beras, grosir telur, grosir gas elpiji, dan lain sebagainya. Untuk membuka toko grosir ini anda bisa memulainya dengan modal mulai dari Rp. 12 juta.

2. Toko Sembako Modern

Toko sembako yang dikategorikan modern adalah toko yang menyediakan bahan pokok dengan ketersediaan jenis yang lengkap dan stok barang yang cukup besar. 

Misalnya saja toko yang dapat dikategorikan ke dalam toko sembako modern adalah Indomaret (baca: Harga Franchise Indomaret), Alfamart, Yomart, dan lain-lain. 

Siapa sih yang tidak kenal dengan nama-nama toko tadi. Hampir setiap daerah, bahkan sampai ke pelosok sudah ada toko-toko tadi. 

Toko-toko tersebut menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari dengan cukup lengkap dan kita tidak perlu repot-repot pergi ke banyak tempat untuk membeli bermacam-macam kebutuhan sehari-hari. 

Modal yang harus anda siapkan untuk membuka toko grosir ini sekitar Rp. 380 juta - Rp. 400 juta. Modal tersebut belum termasuk tanah dan bangunan ya.
Related Posts
Newer Oldest

Related Posts

1 comment

  1. Lagi mikir juga mau usaha apa. Ada artikel ini sangat informatif sekali.

    www.keepburger.com

    ReplyDelete